Do'a Keluarga Islami

4:26 PM Add Comment

Keluarga sakinah mawaddah  warahmah merupakan dambaan setiap orang
Apa itu Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah ?
Sakinah berarti ketentraman,kedamaian,kebahagiaan ,ketenangan
Mawaddah berarti cinta atau harapan
Warahmah berarti kasih sayang

Jadi artinya adalah keluarga yang selalu diberikan ketentraman , kebahagiaan ,kedamaian selalu penuh dengan cinta dan kasih sayang.

Namun dibalik kata-kata itu apakah kita semua sudah mengetahui apa arti dan penjelasan darinya ?

Memang kata-kata tersebut kebanyakan tidak asing lagi bagi kita yang belum menikah atau sudah menikah, tapi agar lebih paham dan tidak salah dalam mengartikan, mari simak penjelasan dibawah ini.

Makna atau Arti Kata Sakinah

Kata Sakinah dalam bahasa Arab memiliki arti kedamaian, tenang, tentram, dan aman. Asal mula kata ini berasal dari Al-Qur’an surah 30:21 (Ar-Rum), yang mana pada ayat ini tertulis "Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang". (Arti ini hanya saya kutip sebagian).

Makna kata sakinah dalam pernikahan tersebut dapat diartikan sebagai seorang laki-laki dan istri harus bisa membuat pasangannya merasa tentram, tenang, nyaman dan damai dalam menjalani kehidupan bersama supaya sebuah rumah tangga bisa langgeng.

Dalam membuat rumah tangga yang langgeng dibutuhkan sebuah iman dan ikatan hati yang kuat yakni berupa kesetiaan.

Yang dimaksud setia tersebut adalah selalu menerima setiap saat dan apa adanya, baik seperti pada saat memiliki wajah jelek, pangkat yang tinggi, banyak uang atau tidak memiliki uang sama sekali.

Jika beberapa tahun hubungan sudah bisa berjalan dengan baik dan dalam pernikahan tersebut terasa nyaman dan tentram maka insyaallah hubungan itu terlaksana dengan sakinah, tapi jika sebaliknya maka hubungan itu bisa dikatakan belum sakinah.

Makna atau Arti Kata Mawaddah

Mawaddah merupakan satu kata yang sering ikut terucap bersama ketika berbicara masalah sakinah.

Mawaddah dalam bahasa Indonesia bisa diartikan cinta atau sebuah harapan. Kata ini juga ada pada Al-Qur’an surah 30:21 (Ar-Rum), yang mana pada ayat ini tertulis "Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang". (Arti ini hanya saya kutip sebagian).

Ketika menjalin sebuah pernikahan, cinta adalah hal utama yang harus ada padanya. Ketika hubungan sudah berjalan dan mendapatkan rasa nyaman, saat itu juga cinta yang sudah ada akan tumbuh menjadi cinta yang semakin besar dan kuat. Adanya cinta itu akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kedua pasangan.

Rasa cinta tersebut sangatlah indah, banyak dari sebagian orang yang sedang merasakan cinta mereka lupa akan segalanya, mereka akan berbunga-bunga. Seperti yang sering dikatakan oleh banyak orang bahwa cinta itu bisa buta.

Buta cinta itu lupa segala sesuatu karena indahnya cinta.

Makna atau Arti Kata Wa Rahmah

Wa rahmah tidaklah jauh dari kata sakinah dan mawaddah. Sebab ketiga kata ini memiliki sebuah hubungan yang saling berkaitan. Wa rahmah dalam bahasa Indonesia dapat diartikan "dan kasih sayang".

Kata wa rahmah sendiri juga ada pada Al-Qur'an surah 30:21 (Ar-Rum), yang mana pada ayat ini tertulis "Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang". (Arti ini hanya saya kutip sebagian).

Dalam menjalin hubungan keluarga, rasa kasih sayang merupakan inti dari banyak faktor yang harus ada, dengan adanya rasa kasih sayang, keluarga tersebut bisa menjadi lebih harmonis dan memperoleh sebuah kebahagiaan yang mana kebahagiaan itu akan menjadi benteng yang dapat memperkuat hubungan agar ketika setiap kali ada rintangan atau hambatan menerjang, rintangan atau hambatan itu dapat dengan baik dan mudah terselesaikan, tepatnya tanpa menimbulkan sebuah perselisihan yang dapat berakibat fatal.

Kesimpulan

Sakinah, mawaddah, wa rahmah merupakan sebuah pokok yang harus ada dalam menjalin kehidupan berkeluarga. Agar kehidupan suami istri menjadi aman, tentram dan damai, kedua belah pihak (suami-istri) diharuskan untuk saling pengertian, saling mencintai, saling menjaga, saling memberi kepercayaan dan kasih sayang sepenuhnya.

Aspek-aspek itu merupakan hal-hal yang harus digaris bawahi dan dijadikan sebagai pedoman agar hubungan bisa menjadi bahagia, langgeng, dan nyaman,

Semoga kita menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah dan termasuk orang-orang yang memperoleh istri dan suami yang sholeh sholehah sehingga kehidupan di dunia dan akhirat menjadi nyaman, aman dan tentram. Amin.

Do'a Mohon Keluarga Sakinah 

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ
Robbana hablanaa min azwajinaa wadzurriyatinaa qurrota a'yunin waj'alnaa lilmuttaqiina imaamaa. 

Ya Tuhan kami , anugerahkan kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami ) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.

Demikian yang dapat disampaikan pada kesempatan ini mengenai pengertian dan penjelasan sakinah, mawaddah, wa rahmah. Semoga bermanfaat.

Do'a Seorang Ibu

2:40 PM Add Comment
Sebagaimana yang kita tahu doa adalah suatu ibadah. Doa juga boleh mendekatkan kita dengan Allah. Doa juga adalah zikir. Doa akan menjadi lebih bermanafaat sekiranya doa daripada anak kepada ibunya dan doa daripada ibu kepada anaknya. Allah pasti mengabulkan doa hamba-hambanya menurut yang baik untuk mereka.
RAHSIA DAHSYATNYA DOA IBU.
1. Doa ibu menjadi dahsyat kerana kesucian dan kemuliaan doa itu sendiri di sisi Allah
2. Doa ibu menjadi dahsyat kerana kemuliaan orang tua khususnya ibu di sisi Allah
3. Doa ibu menjadi dahsyat kerana besarnya pahala berbakti kepada orang tua itu.
4. Doa ibu menjadi dahsyat kerana beratnya dosa menyakiti orang tua.

Dalil menyatakan dahsyat doa ibu:
" Tiga jenis doa yang mustajab yang tidak diragukan keajaibannya adalah doa orang tua untuk anaknya, doa orang musafir dan doa orang yang di zalimi."

MANFAAT DAN KELEBIHAN DOA IBU
1. Doa ibu seperti doa Nabi untuk ummatnya
2. Doa ibu membawa kemuliaan
3. Doa ibu dapat menolak fitnah
4. Doa ibu membawa keselamatan
5. Doa ibu membawa Husnul Khatimah
6. Doa ibu menyihatkan keluarga
7. Doa ibu sumber kekuatan batin
8. Doa ibu pintu hidayah sepanjang zaman
9. Doa ibu adalah segala-galanya

Doa Mustajab Dari Sebelum Nikah ( In Syaa Allah )

9:31 PM Add Comment
1. Doa sebelum menikah semoga mendapatkan jodoh yang baik :

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
(Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah (agar aku menjadi orang yang bijaksana) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang shaleh”.
Q.S.26 (Asy-Syuara) ayat 83 

2. Doa saat menikah

وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
“Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku dengan cara yang baik dan keluarkanlah (pula) aku dengan cara keluar yang baik dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong”.
Q.S.17 (Al Isra’) ayat 80 

3. Doa sesudah menikah semoga semua urusan lancar

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَامِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا 
”Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”
Q.S.18 (Al Kahfi) ayat 10 

4. Doa mustajab  akan bersenggama :

” Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah Ya Tuhan kami, jauhkanlah kami dari syaithon dan jauhkanlah syaithon dari (anak) yang Engkau karuniakan/berikan kepada kami”.

5. Doa mustajab mohon dijadikan janin yang ada dalam kandungan lahir nanti laki-laki/perempuan :

Doa ngin punya anak perempuan :
-  Dibaca oleh istri :
 ”Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandunganku dengan nama ( ………….   sebutkan calon nama anak perempuan yang akan diberikan nantinya ),  maka jadikanlah dia anak perempuan yang shalihah”.

- Dibaca oleh suami :
“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandungan istriku dengan nama (…………… sebutkan calon nama anak perempuan yang akan diberikan nantinya )   maka jadikanlah dia anak perempuan yang shalihah”.

Do’a ingin punya anak lak-laki :
- Dibaca oleh istri :
“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandunganku dengan nama ……………… ( sebutkan calon nama anak laki-laki yang akan diberikan nantinya ) maka jadikanlah janin ini anak laki-laki yang shalih dengan haknya Nabi yang mempunyai nama yang mulia, yaitu junjungan kami Nabi Muhammad SAW”.

- Dibaca oleh suami :
“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandungan istriku dengan nama ………… ( sebutkan calon nama anak laki-laki yang akan diberikan nantinya )  maka jadikanlah janin tersebut anak laki-laki yang shalih dengan  haknya Nabi yang mempunyai nama yang mulia, yaitu junjungan kami Nabi Muhammad SAW”.

6. Doa mohon diberikan keselamatan (dibaca oleh ibu yang sedang hamil) :

“ Ya Allah jagalah anaku selama ada dalam kandunganku, sembuhkanlah dia (apabila ada penyakitnya), Engkau adalah Dzat yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu, kesembuhan yang tidak akan membawa penyakit. Ya Allah jadikanlah anak-anak yang ada dalam kandunganku dengan bentuk yang bagus (tampan/cantik) dan tetapkanlah di dalam hatinya untuk senantiasa beriman kepadaMu dan RasulMu. Ya Allah keluarkanlah anakku dari kandunganku pada waktu aku melahirkan dengan mudah dan selamat. Ya Allah jadikanlah anakku, anak yang sehat, sempurna, berakal, cerdas, baik pengetahuan agamanya dan senantiasa mengamalkan ilmunya. Ya Allah berilah anakku umur yang panjang, badan yang sehat, akhlak (budi pekerti) yang luhur, lisan yang fasih serta suara yang bagus untuk membaca Al Qur’an dan Hadits berkat kebaikan Nabi Muhammad SAW. Segala puji hanyalah untuk Allah yang menguasai seluruh alam”.

7. Doa untuk ibu hamil (dibaca oleh ibu hamil)

”Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku bernadzar kepada Engkau anak yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (kepada Mu). karena itu terimalah (doaku) ini . Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.
Q.S.3 (Ali Imran) ayat 35 

“dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur”.
 Q.S.16 (An Nahl) ayat 78 

8. Doa untuk ibu hamil dibaca oleh suami-istri,

”Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau salah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan  kepada kami beban yang kami tidak sanggup untuk memikulnya. Berilah kami maaf, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka berilah kami pertolongan (untuk menang didalam menghadapi) orang-orang kafir.”
Q.S.2 (Al Baqarah) ayat 286 


”Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan Jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"
Q.S.25 (Al Furqan) ayat 74 

“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung”.
Q.S.3 (Ali Imran) ayat 173 
-

“Dia adalah Sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong”
Q.S.8 (Al Anfal) ayat 40 

“Tidak ada daya upaya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Mulia”

9. Doa mustajab ibu yang sedang menyusui

“(Dia-lah Allah SWT) yang telah menciptakan aku, Maka Dialah yang menunjuki aku (78)
 “dan Dia-lah Tuhan yang memberiku makan dan minum”(79)
 “dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.”(80)
Q.S.26 (Asyu’ara) ayat 78 – 80 :

10. Doa Mustajab Untuk Ibu Nifas :

Dalam keadaan nifas seorang ibu masih diperbolehkan membaca sholawat, istighfar, tasbih, tahmid dan tahlil.

Do’a untuk ibu nifas ketika istinja’ (cebok) :
“Ya Allah bersihkan hatiku dari kemunafikan, dan lindungilah kehormatan (kemaluan) ku dari kejahatan (penyakit)”. 

11. Doa Mustajab Untuk Bayi yang baru lahir sesudah di adzankan:

“Ya Allah Yang Maha Esa, tempat semua orang meminta, aku mohon perlindungan-MU untuk anakku dari segala kejahatan orang yang hasad/dengki”.

“Ya Allah dengan segala kesempurnaan kalimat-MU, aku mohon perlindungan untuk anakku dengan kalimah-kalimah Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, dari gangguan semua binatang, dan dari gangguan pandangan mata yang dapat membawa akibat buruk kepada apa yang dilihatnya”.

Semoga bermanfaat

Do’a Minta Dimudahkan Urusan dan Ucapan

9:04 PM Add Comment
Do’a ini adalah do’a yang amat manfaat. Do’a ini berisi hal meminta kemudahan pada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah.
Do’a ini dari Nabi Musa ‘alaihis salam. Namun do’a ini bisa diamalkan pula oleh kita sebagaimana ditunjukkan oleh para ulama dalam berbagai kitab do’a kumpulan mereka[1]. Do’a ini terdapat pada firman Allah Ta’ala,
قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ [Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)
Kisah Musa dengan Do’a Di Atas
Tatkala Allah memberikan wahyu kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, memberikan  kabar padanya serta menunjukkan bukti-bukti yang nyata, kemudian Musa diutus kepada Fir’aun (Raja Mesir), Allah Ta’ala berfirman,
اذْهَبْ إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى
“Pergilah kepada Fir’aun; Sesungguhnya ia telah melampaui batas“. (QS. Thaha: 24). Fir’aun sungguh telah melampaui batas dalam kekafiran, berbuat kerusakan, ia benar-benar telah menunjukkan kesombongan yang nyata di muka bumi, dan ia pun menindas orang-orang yang lemah. Sampai-sampai ia mengklaim rububiyah ilahiyah (bahwa dirinya adalah Rabb dan pantas untuk disembah) –semoga Allah menjelakkannya-. Sungguh ia benar-benar melampaui batas, inilah sebab kebinasaannya. Namun karena rahmat, hikmah dan keadilan Allah, Dia tidak mengadzab Fir’aun melainkan setelah diberikan hujjah dengan diutusnya para Rasul. Maka dari sinilah Musa tahu bahwa beliau diutus dengan membawa tugas yang berat. Musa diutus kepada seorang pembangkang, yang tidak ada satu orang Mesir pun yang dapat menentangnya.
Musa ‘alaihis salam sendiri mengalami rintangan sebagaimana yang lainnya ketika ingin mendakwahi Fir’aun, yaitu hendak dibunuh. Musa tetap menjalankan misi yang dititahkan untuknya dari Rabbnya. Ia tetap menjalani misi dari Rabbnya dengan penuh lapang dada. Musa senantiasa memohon pertolongan Allah dan meminta dimudahkan berbagai macam sebab. Beliau pun mengucapkan do’a di atas.[2]
Maksud Do’a Di Atas
Berikut kami sarikan penjelasan Syaikh As Sa’di rahimahullah dalam kitab tafsirnya ketika menafsirkan ayat di atas.
Pertama:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
“Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku”
Maksudnya adalah lapangkanlah, janganlah perkataan dan perbuatanku ini menyakiti dan janganlah hatiku ini terkotori dengan yang demikian, dan jangan pula hatiku ini dipersempit. Karena jika hati telah sempit, maka orang yang memiliki hati tersebut sulit memberikan hidayah (petunjuk ilmu) pada orang yang didakwahi.
Allah Ta’ala telah berkata pada Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam,
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159). Semoga saja seseorang yang didakwahi dapat menerima dakwah dengan sikap lemah lembut dan lapangnya jiwa.
Kedua:
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
“dan mudahkanlah untukku urusanku”
Maksudnya adalah mudahkanlah setiap urusan dan setiap jalan yang ditempuh untuk mengharap ridho-Mu, mudahkanlah segala kesulitan yang ada di hadapanku. Di antara dimudahkan suatu urusan yaitu seseorang yang memohon diberikan berbagai kemudahan dari berbagai pintu, ia dimudahkan untuk berbicara dengan setiap orang dengan tepat, dan ia mendakwahi seseorang melalui jalan yang membuat orang lain mudah menerima.
Ketiga:
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
“dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”
Dahulu Nabi Musa ‘alaihis salam memiliki kekurangan, yaitu rasa kaku dalam lisannya. Hal ini membuat orang lain sulit memahami yang beliau ucapkan, demikianlah dikatakan oleh para pakar tafsir. Sebagaimana AllahTa’ala berfirman,
وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا
“Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku” (QS. Al Qashshash: 34). Oleh karena itu, Nabi Musa meminta pada Allah agar dilepaskan dari kekakuan lidahnya sehingga orang bisa memahami apa yang diucapkan oleh Musa. Akhirnya tercapailah maksud yang beliau minta.[3]
Amalkanlah!
Intinya, do’a ini amat bermanfaat sekali agar kita dimudahkan dalam segala urusan. Itu yang pertama. Kemudian agar hati ini selalu lapang dan tidak sempit sehingga mudah menyampaikan dakwah pada orang lain dan mudah memahamkan orang lain. Lalu do’a ini juga mengandung makna agar segala kekakuan lisan kita ini bisa dilepaskan dengan pertolongan Allah.
Kepada Allah-lah seharusnya kita meminta. Kepada Allah-lah satu-satunya kita mohon pertolongan. Ketika ada kesulitan, kesedihan dan kesempitan, adukanlah pada Allah. Allah sungguh Maha Mendengar. Allah Maha Mendengar do’a-do’a hamba-Nya. Setiap do’a yang kita panjatkan pasti bermanfaat. Tidak mungkin sama sekali tangan yang kita tengadahkan ke atas, kembali begitu saja dalam keadaan hampa. Ketika sulit saat menghadapi ujian, mohonlah segala jalan keluar pada Allah. Ketika objek dakwah sulit menerima dakwah kita, mintalah kemudahan dari Allah karena Allahlah yang membuka hati hidayah setiap hamba sedangkan kita hanya berbicara dan menyampaikan.
Ingatlah hadits ini,
إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا
“Sesunguhnya Rabb kalian tabaroka wa ta’ala Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya, jika hamba tersebut menengadahkan tangan kepada-Nya , lalu kedua tangan tersebut kembali dalam keadaan hampa.”[4]
Do’a yang amat mudah untuk diamalkan jangan sampai dilupakan,
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii”
[Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku]
Semoga sajian ini bermanfaat. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

Do'a Selamat

12:43 AM Add Comment
Amalkan Do’a Ini : Doa ini Memiliki Arti, Makna dan Faedah yang Sangat Lengkap


اَللّٰهُمَّ اِنَّانَسْئَلُكَ سَلَامَةًفِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةًفِى الْجَسَدِوَزِيَادَةًفِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةًفِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةَقَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةًعِنْدَالْمَوْتِ وَمَغْفِرَةًبَعْدَالْمَوْتِ،اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَنَجَاةًمِنَ النَّارِوَالْعَفْوَعِنْدَالْحِسَابِ
ALLAHUMMA INNA NAS-ALUKA SALAMATAN FIDDINII WA’AFIATAN FILJASADI
 WAZIYADATAN FIL’ILMI WABAROKATAN FIRRIZKI WATAUBATAN QABLALMAUTI
WARAHMATAN ‘INDALMAUTI WAMAGFIRATAN BA’DAL MAUTI, ALLAHUMMA
HAWWIN ‘ALAINA FISAKARAATIL MAUTI, WANAJAATAN MINANNAARI WAL AFWA
INDAL HISAABI

Artinya : "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada engkau akan keselamatan
Agama dan sehat badan, dan tambahnya ilmu pengetahuan, dan keberkahan dalam
rizki dan diampuni sebelum mati, dan mendapat rahmat waktu mati dan mendapat
pengampunan sesudah mati.Ya Allah, mudahkan bagi kami waktu (sekarat) menghadapi mati, dan selamatkandari siksa neraka, dan pengampunan waktu hisab."

Penjelasan Singkat Doa diatas terdapat beberapa poin-point penting yaitu:

1. Salamatan fid din (Keselamatan dalam Agama)
Apalah artinya kita mempunyai agama islam, tapi kita merasa tidak pernah
selamat dalam agama kita, seperti akhlak dan moral kita rusak.

2. Afiyat fi jasadi ( Sehat Jasad / Jasmani)
Kita semua tentunya ingin jasmani atau jasad kita sehat, sehingga kita bisa
melakukan aktifitas dan ibadah sehari-hari, serta bisa menikmati ciptaan Allah

3. Ziyadatan fi ilmi (Tambahnya Ilmu)
Artinya agar kita diberikan ilmu atau kecerdasan, Setiap orang yang sukses
tentunya karena mempunyai banyak ilmu, dan untuk melakukan ibadah pun
butuh ilmu

4. Barokatan fir rizqi (Rejeki yang barokah)
Artinya agar kita diberikan rejeki yang barokah, baik itu berupa harta,keluarga,
dll. Apalah artinya kita mempunyai banyak rejeki tapi tidak barokah

5. Taubatan qablal maut (Taubat Sebelum Mati)
Tidak semua orang sempat bertaubat sebelum mati, adakalanya manusia lagi
bermaksiat kemudian meninggal, tentunya kita tidak ingin seperti itu bukan.

6. Warahmatan ‘Indal Maut (Mendapat Rahmat Ketika Meninggal)
Kita pastinya ingin kematian kita tidak sia-sia, dalam artian kita mempunyai
amal yang dapat memberikan rahmat ketika meninggal

7. Wamaghfirotan Ba’dal Maut ( Ampunan Setelah Meninggal)
Dosa kita tentunya sangatlah tidak terhitung, kita semua pasti ingin
mendapatkan ampunan ketika telah meninggal

8. Hawwin ‘Alaina Fisakaratil Maut (Kemudahan dalam sakaratul maut (ajal menjelang))
Sungguh sangat sakit sekali apa yang namanya sakarataul maut itu, seperti
menarik duri yang ada dalam daging, tidak semua orang dapat melewati
sakaratul maut dengan mudah, dan tentunya dengan do’a diatas kita
dimudahkan dalam menghadapi sakaratul maut.

9. Wannajaata Minannar ( Di jauhkan dari api neraka)
Semoga kita dihindarkan dari api neraka yang panasnya tidak dapat
diperkirakan

10. Wal Afwa ‘indal Hisab (Pengampunan waktu hisab)
" Pada waktu hisab adalah penentuan manusia akan dimasukkan neraka atau
surga, dengan pengampunan di waktu hisab setidaknya akan mengurangi
beban dosa kita "

Bagaiamana saudaraku, bisa dihapalkan dan diamalkan doa kesejahteraan diatas!
Semoga Bermanfaat

Wallahu'alam Bishawab.